Tepung beras umum digunakan sebagai makanan pertama yang dikenalkan
kepada bayi saat mulai makan makanan padat. Tepung beras sangat aman dan
jarang menimbulkan alergi.
Sebagai MPASI, tepung beras diolah menjadi bubur tepung dan disajikan
dengan susu, buah atau sayur. Untuk pemberian dengan sayur, bisa
sebagian air untuk memasak tepung beras diganti dengan air kaldu.
Tahapan perkenalan makanan sesuai umur bayi
Tipe : semi cair, frekuensi pemberian 1~2 kali per hari
Sayuran : labu parang, ubi jalar, kentang, kacang hijau, labu
Buah : pisang, pir, apel, alpukat, jeruk
Tipe semi padat, frekuensi pemberian 2 kali per hari
Sayuran : Asparagus, wortel, bayam, sawi, bit, lobak
Buah : Mangga, peach, blewah, timun suri
Lauk : Ayam, sapi, hati ayam, tahu, tempe
Tipe padat, frekuensi 2~3 kali per hari
Sayuran : Kacang merah, kacang kapri
Buah : Melon
Lauk : kambing, sapi muda, bebek, kuning telur, keju
*)MPASI sebaiknya diberikan kepada bayi mulai umur 6 bulan. Pemberian
makanan tambahan antara usia 4-6 bulan hanya jika anak tidak mengalami
penambahan berat badan yang adekuat atau sering minum susu tapi tampak
lapar segera sesudahnya.
Perkenalkan bayi hanya satu jenis makanan baru dan berikan selama 2 ~
4 hari untuk memastikan ada tidaknya reaksi alergi terhadap makanan
tersebut.
Perhatikan makanan yang sering menjadi pemicu alergi adalah susu, telur, kacang, ikan, kedelai dan gandum.
Garam dan gula karena tidak memberikan tambahan nutrisi tetapi akan
memperkenalkan suatu standar rasa enak pada lidah. Pemberian garam pada
makanan bayi akan membuat ginjal bekerja berat. Sedangkan pemberian gula
pada makan atau minuman bayi akan mengakibatkan kerusakan pada gigi
saat gigi susu bayi tumbuh.
Sebagai ganti penggugah selera berikan kaldu atau berbagai bumbu yang
biasa kita pakai (daun salam, seledri, daun bawang, bawang putih, dll).
Kaldu bisa dibuat dari daging ayam atau daging sapi. Masukkan
potongan daging/tulang ayam/sapi ke dalam panci berisi air dengan
perbandingan proporsional. Kecilkan api setelah air mendidih, biarkan
agak lama sampai air menjadi gurih. Untuk menambah rasa bisa ditambahkan
bumbu yang biasa kita pakai. Untuk kaldu ayam bisa ditambahkan sedikit
jahe, daun bawang dan seledri sedangkan untuk kaldu sapi boleh
ditambahkan kayu manis dan cengkeh. Angkat dan dinginkan.
Air kaldu bisa disimpan difreezer 2~4 minggu. Buat dalam cetakan es
batu kotak-kotak kecil. Ambil secukupnya pada saat akan digunakan.
Telur bisa diberikan sejak anak berusia 6 bulan. Berikan dulu bagian
kuning telur karena bagian putih telur dapat memicu reaksi alergi.
Madu sebaiknya tidak diberikan kepada bayi sampai umur 1 tahun karena
madu seringkali dicemari suatu jenis bakteri yang bisa menghasilkan
racun pada saluran cerna bayi. Racun itu dikenal dengan toksin botulinum
(infant botulism).
Pastikan alat-alat untuk mempersiapkan dan memasak makanan bayi dalam
kondisi bersih. Sebaiknya gunakan alat yang terpisah/khusus.