dropdown

Minggu, 18 Juni 2023

Pemerintah-Perusahaan Kolaborasi Menurunkan Angka Pengangguran di Sidoarjo

 BERSAMA: Bupati Sidoarjo beserta Ketua Bakorwil dan FBKK wilayah Tulangan, Krembung, Tanggulangin, Porong, dan Jabon dalam kegiatan job matching di BPVP Tulangan.

BERSAMA: Bupati Sidoarjo beserta Ketua Bakorwil dan FBKK wilayah Tulangan, Krembung, Tanggulangin, Porong, dan Jabon dalam kegiatan job matching di BPVP Tulangan.

SIDOARJO - Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) dan Forum Bursa Kerja Khusus (FBKK) 21 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) telah menyelenggarakan kegiatan Job Matching di Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Tulangan, Rabu (17/5). Kegiatan itu bertujuan untuk mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan-perusahaan yang berkolaborasi dalam upaya menurunkan angka pengangguran.

Ketua Badan Koordinasi Wilayah (BakorWil) Tulangan Ummul Khariroh, M.Pd., menjelaskan bahwa Job Matching di wilayah Tulangan, Jabon, Porong, Tanggulangin, dan Krembung diikuti oleh 19 perusahaan yang telah diverifikasi oleh Dinas Tenaga Kerja. Harapannya, semua pencari kerja yang hadir di BPVP bisa diterima di perusahaan yang berkolaborasi pada hari ini.

Ummul Khariroh, sebagai perwakilan dari teman-teman dalam wilayah BakorWil menyampaikan rasa terima kasih kepada Dinas Tenaga Kerja dan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo yang telah memfasilitasi pertemuan antara lulusan dengan pelaku usaha. “Tingginya antusiasme pencari kerja pada hari ini menunjukkan bahwa siswa lulusan SMK memiliki motivasi yang tinggi dalam upaya mereka untuk segera mendapatkan pekerjaan sesuai dengan kompetensi yang dimiliki,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melalui kegiatan Job Matching ini berharap dapat memberikan solusi bagi masalah pengangguran di daerah tersebut. Kolaborasi antara perusahaan dan SMK diharapkan dapat menciptakan keselarasan antara kebutuhan tenaga kerja dengan keterampilan yang dimiliki oleh lulusan SMK. Dengan adanya pertemuan itu, diharapkan dapat tercipta peluang kerja yang lebih baik bagi para pencari kerja serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Sidoarjo.

Dalam Job Matching, para pencari kerja memiliki kesempatan untuk menunjukkan kompetensi dan potensi yang dimiliki kepada perusahaan-perusahaan yang hadir. Proses seleksi dan penempatan kerja akan dilakukan berdasarkan kesesuaian antara kebutuhan perusahaan dengan keterampilan yang dimiliki oleh pencari kerja. Semoga kegiatan Job Matching ini dapat menjadi langkah awal yang positif dalam mengatasi masalah pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Sidoarjo.

Terima kasih kepada Disnaker yang terus berkerjasama. selain itu juga pihaknya terima kasih kepada MKKS Kabupaten Sidoarjo yang telah memberikan support luar biasa untuk berlangsungnya kegiatan 

akses di link:
https://radarsidoarjo.jawapos.com/kota-delta/85937370/pemerintahperusahaan-kolaborasi-menurunkan-angka-pengangguran-di-sidoarjo

Ketuk Pintu Perusahaan Bangun Relasi

 

Ketuk Pintu Perusahaan Bangun Relasi

- Senin, 17 Oktober 2022 | 18:47 WIB
Ketua BKK dan Waka Hubungan Industri SMK Persatuan 1 Tulangan, Ummul Khariroh.
Ketua BKK dan Waka Hubungan Industri SMK Persatuan 1 Tulangan, Ummul Khariroh.

Relasi dengan dunia industri jadi hal penting bagi lulusan SMK. Karena itu pihak sekolah tidak segan untuk memperluas relasi demi masa depan siswa didiknya.

Seperti yang dilakukan Ketua Bursa Kerja Khusus (BKK) dan Waka Hubungan Industri SMK Persatuan 1 Tulangan Ummul Khariroh. Ia dengan gigih mengetuk pintu perusahaan guna membangun relasi sekolahnya.

Ummul menceritakan, ia mulai rajin mengetuk pintu membangun relasi itu sejak mendapat amanah sebagai Ketua BKK Sekolah sekitar satu tahun lalu. Usaha itupun tidak sia-sia. Setidaknya sudah ada sekitar 32 perusahaan yang menandatangani Memorandum of Understanding (MOU) dengan sekolahnya.

akses Di:
https://radarsidoarjo.jawapos.com/darjo-nyel/85934953/ketuk-pintu-perusahaan-bangun-relasi

“Itu hasil ketuk pintu,” jelasnya.

Ia menyadari bahwa relasi dengan perusahaan itu penting. Setidaknya siswa SMK perlu lahan untuk kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL). Di samping itu, para orang tua ketika hendak mendaftarkan putra-putrinya ke SMK juga tidak sedikit yang melihat relasi yang dimiliki BKK Sekolah.

Kini para siswa-siswi SMK Persatuan 1 Tulangan  juga telah merasakan buah manis usaha Ummul Khariroh. Hampir 75 persen lulusan SMK itu langsung terserap oleh perusahaan mitra dari sekolah. “Jadi siswa belum terima ijazah sudah interview kerja,” imbuhnya. (son/vga)

Selasa, 08 April 2014

Resep

RESEP PENGOLAHAN
Bubur Tepung Beras Gasol Organik( 1 porsi)


bahan :   20 gr Tepung Beras Gaso Organikl+ 200 ml air
Campur tepung beras  Gasol Organik & air, aduk rata, jerang di atas api, aduk sampai mendidih, angkat.
*) Catatan : Kalau menambahkan serbuk tepung k e air mendidih akan timbul gumpalan dan sulit untuk menghaluskannya. Jadi tepung dan air harus diaduk dulu pada suhu ruang.
Untuk menambah selera dan nutrisi bisa ditambah dengan
Pilih salah satu dari daftar di bawah ini) :
  1. ASI atau susu formula.
  2. No.1 + 50 ml air jeruk manis.
  3. No.1 + 25 gr pepaya + 1 sdm sari jeruk manis, diblender lalu disaring.
  4. No.1 + 50 gr pisang ambon, hancurkan dengan garpu atau kerok dengan sendok.
  5. Kupas, cuci dan potong-potong sayuran. Rebus dengan air secukupnya. Tambahkan air kaldu/hati ayam/telur rebus jika perlu. Setelah matang, blender sampai halus.
  6. Kombinasi berbagai Tepung Gasol Organik.

MELILEA adalah sebuah perusahaan internasional yang sukses dalam menghasilkan serangkaian produk-produk organik. Produk Organik adalah produk yang murni alami, bebas pencemaran, mulai dari sumber produk sampai dengan pengolahannya. Produk Melilea telah memperoleh sertifikat 5 bintang, yaitu penghargaan tertinggi untuk produk organik.
MELILEA sebagai pengusung dan penganjur gaya hidup organik, telah berhasil mendapatkan berbagai penghargaan Internasional sebagai “brand” yang berhasil mengubah kesehatan / kecantikan, kebahagiaan, dan kesuksesan banyak orang, sesuai dengan filosofi Transform Your Life”.
Melilea International didirikan pada tahun 2002 di Malaysia dengan kantor pusat di Melaka, Malaysia. Melilea International berkembang sangat pesat di wilayah Asia Pasifik. Perkembangannya kemudian menyebar antara lain ke Brunei, Singapura, Indonesia, dan Taiwan.
Di Indonesia, Melilea dikelola oleh PT. Anugrah Intermixindo yang berkantor di kawasan elit Simprug Jakarta Selatan.
Memasuki tahun 2009 kantor pusat Melilea akan pindah dari Malaka Malaysia ke New York Amerika Serikat. Momen ini membuktikan produk MELILEA mempunyai kualitas tinggi yang dapat bersaing di dunia Internasional. Reputasi manajemen dengan finansial yang sangat kuat serta membuka pangsa pasar yang jauh lebih besar, yaitu pasar internasional.
MELILEA menghadirkan produk-produk organik untuk kesehatan. Produk MELILEA tidak terdaftar sebagai obat, karena produknya berupa makanan. Semua produk diolah dari tumbuh-tumbuhan yang berdasar pada makanan organik.
  

MELILEA GREENFIELD ORGANIK (MINUMAN BOTANIKAL SERBUK)
MELILEA INSTANT SOYABEAN POWDER(SUSU KEDELAI BUBUK)
MELILEA SKIN CARE SERIES(RANGKAIAN PERAWATAN KULIT)
ORGANIC HENRY FRUIT DRINK(JUICE BUAH ORGANIK)
LEA MIND – PERAWATAN TUBUH (JUICE BUAH ORGANIK)

sebagai MPASI

PostHeaderIcon Tepung Gasol Sebagai MPASI

Tepung beras umum digunakan sebagai makanan pertama yang dikenalkan kepada bayi saat mulai makan makanan padat. Tepung beras sangat aman dan jarang menimbulkan alergi.
Sebagai MPASI, tepung beras diolah menjadi bubur tepung dan disajikan dengan susu, buah atau sayur. Untuk pemberian dengan sayur, bisa sebagian air untuk memasak tepung beras diganti dengan air kaldu.
Tahapan perkenalan makanan sesuai umur bayi
  • Umur 6 bulan *),
Tipe : semi cair, frekuensi pemberian 1~2 kali per hari
Sayuran : labu parang, ubi jalar, kentang, kacang hijau, labu
Buah : pisang, pir, apel, alpukat, jeruk
  • Umur 7-8 bulan,
Tipe semi padat, frekuensi pemberian 2 kali per hari
Sayuran : Asparagus, wortel, bayam, sawi, bit, lobak
Buah : Mangga, peach, blewah, timun suri
Lauk : Ayam, sapi, hati ayam, tahu, tempe
  • Umur 9-12 bulan,
Tipe padat, frekuensi 2~3 kali per hari
Sayuran : Kacang merah, kacang kapri
Buah : Melon
Lauk : kambing, sapi muda, bebek, kuning telur, keju
*)MPASI sebaiknya diberikan kepada bayi mulai umur 6 bulan. Pemberian makanan tambahan antara usia 4-6 bulan hanya jika anak tidak mengalami penambahan berat badan yang adekuat atau sering minum susu tapi tampak lapar segera sesudahnya.
Perkenalkan bayi hanya satu jenis makanan baru dan berikan selama 2 ~ 4 hari untuk memastikan ada tidaknya reaksi alergi terhadap makanan tersebut.
Perhatikan makanan yang sering menjadi pemicu alergi adalah susu, telur, kacang, ikan, kedelai dan gandum.
Garam dan gula karena tidak memberikan tambahan nutrisi tetapi akan memperkenalkan suatu standar rasa enak pada lidah. Pemberian garam pada makanan bayi akan membuat ginjal bekerja berat. Sedangkan pemberian gula pada makan atau minuman bayi akan mengakibatkan kerusakan pada gigi saat gigi susu bayi tumbuh.
Sebagai ganti penggugah selera berikan kaldu atau berbagai bumbu yang biasa kita pakai (daun salam, seledri, daun bawang, bawang putih, dll).
Kaldu bisa dibuat dari daging ayam atau daging sapi. Masukkan potongan daging/tulang ayam/sapi ke dalam panci berisi air dengan perbandingan proporsional. Kecilkan api setelah air mendidih, biarkan agak lama sampai air menjadi gurih. Untuk menambah rasa bisa ditambahkan bumbu yang biasa kita pakai. Untuk kaldu ayam bisa ditambahkan sedikit jahe, daun bawang dan seledri sedangkan untuk kaldu sapi boleh ditambahkan kayu manis dan cengkeh. Angkat dan dinginkan.
Air kaldu bisa disimpan difreezer 2~4 minggu. Buat dalam cetakan es batu kotak-kotak kecil. Ambil secukupnya pada saat akan digunakan.
Telur bisa diberikan sejak anak berusia 6 bulan. Berikan dulu bagian kuning telur karena bagian putih telur dapat memicu reaksi alergi.
Madu sebaiknya tidak diberikan kepada bayi sampai umur 1 tahun karena madu seringkali dicemari suatu jenis bakteri yang bisa menghasilkan racun pada saluran cerna bayi. Racun itu dikenal dengan toksin botulinum (infant botulism).
Pastikan alat-alat untuk mempersiapkan dan memasak makanan bayi dalam kondisi bersih. Sebaiknya gunakan alat yang terpisah/khusus.

Senin, 07 April 2014

produk melilea



PRODUK


MELILEA menghadirkan produk-produk organik untuk kesehatan. Produk MELILEA tidak terdaftar sebagai obat, karena produknya berupa makanan. Semua produk diolah dari tumbuh-tumbuhan yang berdasar pada makanan organik.
MELILEA GREENFIELD ORGANIK (MINUMAN BOTANIKAL SERBUK)
MELILEA INSTANT SOYABEAN POWDER(SUSU KEDELAI BUBUK)
MELILEA SKIN CARE SERIES(RANGKAIAN PERAWATAN KULIT)
ORGANIC HENRY FRUIT DRINK(JUICE BUAH ORGANIK)
LEA MIND – PERAWATAN TUBUH (JUICE BUAH ORGANIK)